Minggu, 26 Agustus 2012

Type menabung


Dua Tipe Orang Yang Menabung

Piggy bankSiapa sih yang tak ingin punya tabungan? Saya juga mau kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus.”
Anak saya selalu minta di belikan inilah…..itulah”
Saya kan juga perlu beli ini dan itu”
Ah, saya memang nggak berbakat menabung”
Kata – kata di atas mungkin sering kita dengar dalam kehidupan kita sehari – hari. Atau mungkin kita sendiri yang mengalaminya. Kita selalu ingin menabung, tapi dalam prakteknya hal itu sulit dilakukan. Selalu saja ada sesuatu yang membuat kita menunda menabung. Bahkan di akhir bulan kita sering kehabisan uang.
Di dunia ini orang – orang yang bekerja terbagi ke dalam dua golongan berdasarkan kebiasaan belanja mereka. Golongan itu adalah:
Tipe A: Orang yang membelanjakan terlebih dahulu uang yang mereka hasilkan baru kemudian mencoba menabung apa yang tersisa. Ciri – ciri orang tipe ini:
·         Tidak mempunyai prioritas impian.
·         Tidak mempunyai planning yang jelas dalam hidup mereka.
·         Mempunyai pengeluaran yang tidak terkontrol sehingga mereka kadang mampu menabung kadang tidak.
·         Mempunyai sedikit aset. Setelah dalam jangka waktu yang panjang pun mereka hanya mempunyai sedikit aset.
·         Tidak disiplin dalam membelanjakan uang.
Tipe B: Orang yang menabung terlebih dahulu uang yang mereka hasilkan baru kemudian membelanjakan apa yang tersisa. Ciri – ciri orang tipe ini:
·         Mempunyai prioritas impian dan memandang penting impian mereka.
·         Mempunyai planning yang jelas dalam hidup mereka.
·         Mengontrol pengeluaran mereka, bahkan mereka sudah membuat anggaran yang mesti dibelanjakan.
·         Aset mereka semakin lama semakin bertambah banyak.
·         Disiplin dalam menabung.
Teman – teman ingat tidak cerita Nabi Yusuf AS di Alqur’an? Disana disebutkan kalau Nabi Yusuf menyarankan kepada Raja Mesir untuk menabung selama tujuh tahun supaya bisa menghadapi tujuh tahun paceklik sesudahnya. Kemudian dengan rahmat Allah raja mengangkat beliau AS sebagai penanggung jawab harta kerajaan. Beliau AS adalah contoh orang tipe B.
Kita mempunyai impian memberikan pendidikan terbaik untuk anak kita. Dan kita pun memutuskan mempersiapkan dana untuk itu. Menurut teman – teman tipe manakah yang paling baik dalam hal ini. Tipe A yang belanja dulu baru menabung atau tipe B seperti Nabi Yusuf AS?

Kamis, 23 Agustus 2012

Siklus Kehidupan 20-40-20



Setiap mahluk hidup memiliki sebuah siklus kehidupan, yang berawal dari saat lahir sampai akhirnya mati. Siklus hidup manusia biasanya berjalan seperti ini:

20 tahun pertama: masa belajar
40 tahun kedua: masa produktif
20 tahun ketiga: masa pensiun

Selama masa 20 tahun pertama, sementara kita belajar, orang tua kita akan menjaga dan memenuhi segala kebutuhan hidup kita.
Selama masa 40 tahun kedua, kita bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup diri kita dan keluarga kita.

Pertanyaannya adalah, pada masa 20 tahun terakhir, siapakah yang akan memenuhi kebutuhan hidup kita?
Tentu kita tidak ingin menggantungkan hidup pada anak-anak kita.
Pada masa 20 tahun terakhir, yang harus memenuhi kebutuhan hidup kita adalah hasil investasi yang kita lakukan selama masa 40 tahun masa produktif!

Apakah kita ingin pensiun kaya raya atau pensiun miskin? Hukup Sebab Akibat menjelaskan bahwa apabila kita ingin pensiun kaya raya maka kita harus berinvestasi minimal 1/3 dari penghasilan kita selama 40 tahun. Kenapa 1/3?

Sudahkah kita menginvestasikan 1/3 penghasilan kita?
1/4 penghasilan?
1/5 penghasilan?
atau bahkan 1/10 penghasilan?
Jika belum mulailah dari sekarang agar rencana pensiun kita sesuai dengan harapan.

manfaatkan tabungan 3 in 1 dari Prudential:
* Proteksi lengkap
* Investasi mantap
* Perlindungan gaji